Jumat, 07 Januari 2011

White Day

White day adalah nama sebuah groub band yang diresmikan pada tanggal 19 agustus 2008, groub band yang dibangun oleh 4 orang idiot ini sekarang tinggal kenangan. 4 orang idiot tersebut adalah :
  1. Heru Mei Sandi (Bassis)
  2. Heru Mei Sandi yang juga disering sandal, dia pas kelas satu SMA dia orangnya cupu, dan penakut, tapi dia pinter, dia ngerokok aja enggak berani dia, dia sempat bilang kepada kami bertiga, dia enggak akan merokok sampai dewasa nanti, karena orang tuanya tuh anak tidak merokok. Tetapi semua berubah semenjak dia kelas dua dan gabung dengan kami bertiga, sekarang sandi orang yang Rock N Roll dan perokok berat, sekarang tidak ada kata lagi sandi cupu, yang ada hanya kata sandi tukang bolos dan perokok berat pokoknya dia sudah jadi rock n roll banget, dan nich anak tuh sukanya menamai temennya seenaknya, semua temennya diberi nama sembarang oleh dia, padahal tuh anak enggak melahirkan, tapi senangnya ngasih nama orang lain.
  3. Agus Supar (Gitaris)
  4. Agus Supar atau sering dipanggil Ande, nich anak paling pendiam diantara kita bertig, kami bertiga mengakui bahwa tuh anak jago bermain gitarnya, walaupun pendiam, nich anak juga Rock N Roll kalau semasa sekolah yang ada bolos sekolah dan merokok diaula saat jam istirahat. Tapi sebenarnya dia pinter.
  5. Wahyu Sri Kuncoro (Pianis)
  6. Wahyu Sri Kuncoro atau sering dipanggil brondong, terong, tewel, memet, dll pokoknya deh, biasa kelakuan sandal yang bikin nama itu semua. Brondong orangnya umbrus dah pokoknya, nich anak Rock N Roll banget dan pemabuk abiss deh pokoknya, kalau ada masalah pasti ngajaknya mabuk bareng kita bertiga. Tapi sebenernya dia orangnya sangat sopan, dia juga lihai dalam bahasa jawanya. Maklum nich anak di didik dari kecil tuk berbahasa jawa, karena keluarganya semua guru. Nich anak juga sebenarnya pinter tapi malas tuk belajar.
  7. Wahyu Puji Laksono (Drummer)
  8. Nich gua sendiri, gua sering dipanggil sama anak-anak alex, tapi sandal panggil gua beda sendiri, tuh anak kalau manggil gua kelmbrong. Emang tuh anak senangnya namain temennya seenaknya sendiri, tapi gua enggak nurut aja tuk anak mau panggil apa. Gua orangnya biasa doank sama kayak yang lain, sukanya mabuk,ngerokok dan bolos tetep. pokoknya yang bikin fly deh.
Kami memang tidak mempunyai vokal, kami selalu mencari editional vokal jika mau manggung, karena kami berempat belum bisa mencari vokalis yang cocok aja, biar pun kami tidak mempunyai vokil, kami enjoy tuk ngejam distudio mana pun, bagi kami berempat yang penting kita berempat selalu bareng itu sangat mengasikkan enggak perlu ada yang lain, kami berempat selalu bareng tiap malamnya, kami tidak pernah belajar walupun ke esokkan harinya mau ulangan or tes, yang ada keluar kumpul dan merokok. Dan kalau kami malamnya kumpul pasty ke esokkan harinya bolos sekolah, alasanya ngantuk, ada yang males ketemu guru mapel dll. Kami berempat selalu tak pernah absen tuk masuk ruang BP setiap harinya, entah berangkatnya telat, tidak makai dasi, sepatu putih dan rambut panjang. BP sudah hafal dengan kami berempat, sehingga dia enggak akan mengurusi kami berempat jika masuk BP, mungkin tuh BP sudah benci banget ma kita berempat atau mungkin bosen dengan kita. Kami berempat setiap hari jadi bahan omongan oleh guru-guru, bukan omongan siswa yang pinter or rajin, melainkan kami berempat jadi bahan omongan yang super buruk oleh guru-guru. Tapi pada suatu saat kami membuktikkan pada guru-guru bahwa kami berempat walaupun idiot, tukang bolos, manusia telat masuk sekolah, kami bisa mendapatkan prestasi lewat ajank lomba musik sesekolahan kami. Pada saat itu kami berempat mampu menjuarai 1 pada lomba musik di sekolahan kami, dan pada saat itu juga guru-guru yang tadinya sukanya menghina kami berempat, sekarang bisa memuji kami juga. Katanya "walaupun tuh anak-anak(kami berempat maksudnya) keliatannya idiot, bisa menjuarai lomba juga". kami biar pun sering masuk BP tapi kami tak pernah diskors, malahan kami pas kelas tiga dijadi contoh oleh para BP buat motivasi orang-orang yang nakal juga, katanya biarpun kami-kami nic nakal, kami bisa mendapatkan juara, dan katanya juga kami orang yang baik-baik dan pinter-pinter. Tapi sayang kini kami berempat sudah tak bareng-bareng lagi seperti dulu semenjak White Day pecah. Kami bagaikan teman yang sudah pada mati, padahal kami berempat masi hidup. Sekarang kami jika kumpul berbeda suasananya tak seperti dulu lagi, yang selalu rusu, rock n roll bersama. Gua penulis sekaligus mantan personil White Day. Pengen mengakatan pada kalian semua bertiga, bahwa gua kangennnn bangettt saat-saat itu, gua pengen ngumpul lagi bareng kalian, gila-gilaan bareng kalian bertiga walaupun tanpa ada nama White Day lagi. Kalian semua sudah gua anggap sodara gua sendiri, tanpa kalian bertiga masa sekolah dulu takkan terasa indah.